AYO SENYUM
30 01, 2007

P U I S I K I T A

Keep Smile
Merentang Globalisasi Dunia
Aku resah
Bagaimana Hidupku
Aku Suka
Terkesan liar cara berpikirku
Memerah mataku melihatnya
saat itu semua terjadi di depan mataku
Gelandangan tertawa – tawa mengenakan baju Mahatma Gandhiku yang aku berikan
Pejabat berdasi tertawa – tawa saat diberi intrusi tunjangan
Semuanya tertawa, akupun juga tertawa
Ooo, Tawa mereka ternyata beda dengan tawanya
aku sekarang duduk termenung melihat keduanya
saling bersimpuh duduk, dan mengaggumi nasib mereka
rasa kagum dan kekhawatiran
menyelimuti benakku
naluri mengatakan adakah yang bisa tersenyum lagi seperti mereka?
Jawabku, Tidak ada!
Hanya merekalah yang bisa mengerti senyum, tawa dan tangis
Saat kelaparan mereka menangis
saat tidak diberi tunjangan mereka juga menangis
saat 100 perak ada di genggaman mereka tersenyum
saat 100juta ada di genggaman merekapun tersenyum
saat kehilangan harapan dan cacian dari masyarakat dan anak – anak kecil mereka tertawa
saat bertemu dengan atasan dan tokoh – tokoh masyarakat memujinya mereka tertawa
Inilah beda antara mereka berdua…
Tidak lain antara MUSTADHAFIN dan MUSTAKBIRIN

Miftah Asyiroh
“Peringatan Rasulullah: “Bukan termasuk golonganku orang-orang yang merasa khawatir akan terkungkung hidupnya karena menikah kemudian ia tidak menikah.” (HR. Thabrani). “
Apa yang menghimpit saudara kita sehingga MEREKA SANGGUP MENETESKAN AIR MATA. Awalnya adalah KARENA MEREKA MENUNDA APA YANG HARUS DISEGERAKAN, MEMPERSULIT APA YANG SEHARUSNYA DIMUDAHKAN. Padahal Rasululloh berpesan: “Wahai Ali, ada TIGA PERKARA JANGAN DITUNDA-TUNDA, apabila SHOLAT TELAH TIBA WAKTUNYA, JENAZAH APABILA TELAH SIAP PENGUBURANNYA, dan PEREMPUAN APABILA TELAH DATANG LAKI-LAKI YANG SEPADAN MEMINANGNYA.” (HR Ahmad) “
Tuhanku…
Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku
Seseorang yang sungguh mencintaiMu lebih dari segala sesuatu
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMu
Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting
Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau
dan berusaha menjadikan sifat-sifatMu ada pada dirinya
Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia
Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah
Seseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi
Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya
Tuhanku…
Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,
sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mataMu
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya
Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya
Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna
Tuhanku…
Aku juga meminta,
Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga
Berikan aku hati yang sungguh mencintaiMu sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMu
Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya
Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya
Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,
mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:
“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”
Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat
Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan
Amin….
MAAFKAN AKU…
Maafkan aku…
Mengharap cintamu yang semu
Melakukan apa yang sebetulnya menistakan diri
Beranjak tersadar…
Mengungkap semua kenangan pahit
Perempuan yang pernah aku sakiti
Perasaan, Pikiran
Dengan segala kecerobohanku
Maafkan Aku…
Berusaha mencintaimu dengan diriku ini
Diri yang diselimuti dengan nafsu
Astagfirullahal adzim
Daxzart-Multiply
KOTA MENUA
pada kelam
beku tiada lagi berarti
senja pergi
tinggalkan berkas-berkas rindu
tatap menajam
issue terbanting
luruh daun
di atas kertas tak berwarna
bila pena menabur racun
langit kelabu
senggama di pucuk rimba
bumi bunting soal
selingkuh dengan planet tetangga
menginspirasi masturbasi
kota menua
sunyi menari
cahaya di kelopak sudah tenggelam
nyanyi sudah menyala
terbanting di lorong-lorong
teriak jadi bisu
kota kita menua
nada meninggi
dan hilang
Malam Buta November 07
BAGAIMANA BISA AKU JATUH ….
Memikul tandu
Selamanya terbebani
Memegang jarum
Selamanya tersakiti
Memendam rasa
Selamanya tersiksa
Menatap wajahmu
Selamanya terbungkam
Menjamah tulisanmu
Selamanya terhipnotis
BAGAIMANA BISA AKU MERASAKAN HAL SEPERTI INI….

Tulisan Berikutnya
30 01, 2007

AR – RISALAH AN – NASIHAH
| ARTIKEL [ 1 ] [ 2 ] [ 3 ] [ 4 ] |
Landasan Gerakan Muhammadiyah
-
Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah
-
Kepribadian Muhammadiyah
-
Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah
-
Khittah Perjuangan Muhammadiyah
-
Khittah dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
-
Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah
-
Anggaran Dasar
-
Anggaran Rumah Tangga Muhammadiyah
Zhawahir al-Afkar al-Muhammadiyyah Abra Qarn min
al-Zaman
1. Muhammadiyah adalah gerakan -Next-
Khitah Perjuangan dalam Kehidupan Bernegara dan
Bernegara
| Muhammadiyah adalah Gerakan Islam yang melaksanakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar dengan maksud dan tujuan menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Muhammadiyah berpandangan bahwa Agama Islam menyangkut seluruh aspek kehidupan meliputi aqidah, ibadah, akhlaq, dan mu’amalat dunyawiyah yang merupakan satu kesatuan yang utuh dan harus dilaksanakan dalam kehidupan perseorangan maupun kolektif. Dengan mengemban misi gerakan tersebut Muhammadiyah dapat mewujudkan atau mengaktualisasikan Agama Islam menjadi rahmatan lil-’alamin dalam kehidupan di muka bumi ini.
Muhammadiyah berpandangan bahwa berkiprah dalam kehidupan bangsa dan negara merupakan salah satu perwujudan dari misi dan fungsi melaksanakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar sebagaimana telah menjadi panggilan sejarahnya sejak zaman pergerakan hingga masa awal dan setelah kemerdekaan Indonesia. Peran dalam kehidupan bangsa dan negara tersebut diwujudkan dalam langkah-langkah strategis dan taktis sesuai kepribadian, keyakinan dan cita-cita hidup, serta khittah perjuangannya sebagai acuan gerakan sebagai wujud komitmen dan tanggungjawab dalam mewujudkan “Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur”. Bahwa peran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dilakukan melalui dua strategi dan lapangan perjuangan. Pertama, melalui kegiatan-kegiatan politik yang berorientasi pada perjuangan kekuasaan/kenegaraan (real politics, politik praktis) sebagaimana dilakukan oleh partai-partai politik atau kekuatan-kekuatan politik formal di tingkat kelembagaan negara. Kedua, melalui kegiatan-kegiatan kemasyarakatan yang bersifat pembinaan atau pemberdayaan masyarakat maupun kegiatan-kegiatan politik tidak langsung (high politics) yang bersifat mempengaruhi kebijakan negara dengan perjuangan moral (moral force) untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik di tingkat masyarakat dan negara sebagaimana dilakukan oleh kelompok-kelompok kepentingan (interest groups). Muhammadiyah secara khusus mengambil peran dalam lapangan kemasyarakatan dengan pandangan bahwa aspek kemasyarakatan yang mengarah kepada pemberdayaan masyarakat tidak kalah penting dan strategis daripada aspek perjuangan politik kekuasaan. Perjuangan di lapangan kemasyarakatan diarahkan untuk terbentuknya masyarakat utama atau masyarakat madani (civil society) sebagai pilar utama terbentuknya negara yang berkedaulatan rakyat. Peran kemasyarakatan tersebut dilakukan oleh organisasi-organisasi kemasyarakatan seperti halnya Muhammadiyah. Sedangkan perjuangan untuk meraih kekuasaaan (power struggle) ditujukan untuk membentuk pemerintahan dalam mewujudkan tujuan negara, yang peranannya secara formal dan langsung dilakukan oleh partai politik dan institusi-institusi politik negara melalui sistem politik yang berlaku. Kedua peranan tersebut dapat dijalankan secara objektif dan saling terkait melalui bekerjanya sistem politik yang sehat oleh seluruh kekuatan nasional menuju terwujudnya tujuan negara. Muhammadiyah sebagai organisasi sosial-keagamaan (organisasi kemasyarakatan) yang mengemban misi da’wah amar ma’ruf nahi munkar senantiasa bersikap aktif dan konstruktif dalam usaha-usaha pembangunan dan reformasi nasional sesuai dengan khittah (garis) perjuangannya serta tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kondisi-kondisi kritis yang dialami oleh bangsa dan negara. Karena itu, Muhammadiyah senantiasa terpanggil untuk berkiprah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan berdasarkan pada khittah perjuangan sebagai berikut: Muhammadiyah meyakini bahwa politik dalam kehidupan bangsa dan negara merupakan salah satu aspek dari ajaran Islam dalam urusan keduniawian (al-umur ad-dunyawiyat) yang harus selalu dimotivasi, dijiwai, dan dibingkai oleh nilai-nilai luhur agama dan moral yang utama. Karena itu diperlukan sikap dan moral yang positif dari seluruh warga Muhammadiyah dalam menjalani kehidupan politik untuk tegaknya kehidupan berbangsa dan bernegara. Muhammadiyah meyakini bahwa negara dan usaha-usaha membangun kehidupan berbangsa dan bernegara, baik melalui perjuangan politik maupun melalui pengembangan masyarakat, pada dasarnya merupakan wahana yang mutlak diperlukan untuk membangun kehidupan di mana nilai-nilai Ilahiah melandasi dan tumbuh subur bersamaan dengan tegaknya nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, perdamaian, ketertiban, kebersamaan, dan keadaban untuk terwujudnya “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur”. Muhammadiyah memilih perjuangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara melalui usaha-usaha pembinaan atau pemberdayaan masyarakat guna terwujudnya masyarakat madani (civil society) yang kuat sebagaimana tujuan Muhammadiyah untuk mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Sedangkan hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan kenegaraan sebagai proses dan hasil dari fungsi politik pemerintahan akan ditempuh melalui pendekatan-pendekatan secara tepat dan bijaksana sesuai prinsip-prinsip perjuangan kelompok kepentingan yang efektif dalam kehidupan negara yang demokratis. Muhammadiyah mendorong secara kritis atas perjuangan politik yang bersifat praktis atau berorientasi pada kekuasaan (real politics) untuk dijalankan oleh partai-partai politik dan lembaga-lembaga formal kenegaraan dengan sebaik-baiknya menuju terciptanya sistem politik yang demokratis dan berkeadaban sesuai dengan cita-cita luhur bangsa dan negara. Dalam hal ini perjuangan politik yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan politik hendaknya benar-benar mengedepankan kepentingan rakyat dan tegaknya nilai-nilai utama sebagaimana yang menjadi semangat dasar dan tujuan didirikannya negara Republik Indonesia yang diproklamasikan tahun 1945. Muhammadiyah senantiasa memainkan peranan politiknya sebagai wujud dari dakwah amar ma’ruf nahi munkar dengan jalan mempengaruhi proses dan kebijakan negara agar tetap berjalan sesuai dengan konstitusi dan cita-cita luhur bangsa. Muhammadiyah secara aktif menjadi kekuatan perekat bangsa dan berfungsi sebagai wahana pendidikan politik yang sehat menuju kehidupan nasional yang damai dan berkeadaban. Muhammadiyah tidak berafiliasi dan tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan kekuatan-kekuatan politik atau organisasi manapun. Muhammadiyah senantiasa mengembangkan sikap positif dalam memandang perjuangan politik dan menjalankan fungsi kritik sesuai dengan prinsip amar ma’ruf nahi munkar demi tegaknya sistem politik kenegaraan yang demokratis dan berkeadaban. Muhammadiyah memberikan kebebasan kepada setiap anggota Persyarikatan untuk menggunakan hak pilihnya dalam kehidupan politik sesuai hati nurani masing-masing. Penggunaan hak pilih tersebut harus merupakan tanggungjawab sebagai warga negara yang dilaksanakan secara rasional dan kritis, sejalan dengan misi dan kepentingan Muhammadiyah, demi kemaslahatan bangsa dan negara. Muhammadiyah meminta kepada segenap anggotanya yang aktif dalam politik untuk benar-benar melaksanakan tugas dan kegiatan politik secara sungguh-sungguh dengan mengedepankan tanggung jawab (amanah), akhlak mulia (akhlaq al-karimah), keteladanan (uswah hasanah), dan perdamaian (ishlah). Aktifitas politik tersebut harus sejalan dengan upaya memperjuangkan misi Persyarikatan dalam melaksanakan da’wah amar ma’ruf nahi munkar. Muhammadiyah senantiasa bekerjasama dengan pihak atau golongan mana pun berdasarkan prinsip kebajikan dan kemaslahatan, menjauhi kemudharatan, dan bertujuan untuk membangun kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang lebih baik, maju, demokratis dan berkeadaban. |
|
IMMAWAN n IMMAWATI KOMISARIAT THARIQ BIN ZIAD – FKIP Univ. Muhammadiyah Jember


Welcome to The My Community
Komisariat Thariq Bin Ziad adalah Komisariat di lingkup Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNMUH Jember, dengan banyak anggota dan banyak kader. Dengan modal tersebut, Komisariat tetap eksis berkiprah di fakultas, universitas, maupun masyarakat mahasiswa.
Dari periode ke periode kepengurusan Komisariat, yakni dari masa Immawan Abu Hasan (1998 – 2000), Immawan Adjie (2002 – 2004), Immawan Tamam (2004 – 2005), dan Immawati Dahani (2005 – 2007), banyak sekali kendala, yakni dari inkonsistensi gerakan dan kurang komitmennya anggota. Tampil sebagai Ketua Umum Terpilih Immawati Chusnul Khotimah Galatea periode 2007 – 2008 mengajak untuk kembali memperbaiki Komisariat dengan “Peneguhan Basic Ideologi” yang diusung dalam Stater Visinya, sehingga untuk Komisariat Thariq Bin Ziad pada tahun 2008 para kader harus berjiwa “Militan dan Ideolog”. Go to Militansi Kader for 2008. Memang butuh pemahaman dan pemerataan mengenai program tersebut yakni bagaimana “Prinsip Kebersamaan” dan “Prinsip Dakwah” bisa diimplementasikan pada kader dan masyarakat mahasiswa. Semua harus berperan aktif dalam menjaga Ikatan terutamanya sanggup memperjuangkan dan berdakwah melalui berbagai aspek. Untuk meneruskan perjuangan IMM Komisariat yang sempat stagnan dan sempat mengalami disorientasi terhadap dakwah. Semangat kembali dibangun, untuk tetap menjayakan bendera merah ini di Fakultas Kesayangan KIP tercinta.
Salam hormat untuk semuanya, walaupun saya sudah tidak lagi menemani perjuangan kalian, akan tetapi ana tetap akan menjadi mitra social network di dunia maya ini. Semoga perjuangan kita tetap abadi…
MAN JADDA WA JADDA
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Jember
Arif Rahmat H
Historikal Thariq Bin Ziad
30 01, 2007


Thariq bin Ziyad : Panglima Penakluk Spanyol |
![]() |
![]() |
![]() |
Sirah Tariq bin Ziyad, panglima Islam yang paling saya minati antara ribuan kerlipan bintang dalam lipatan sejarah Islam dan tamadun dunia. Seingat saya, saya mula mengenali tokoh ini sejak saya baca majalah ’Ana Muslim’ edisi time saya darjah 3 (1994). Dengan ilustrasi kartun dan gaya bahasa yang ringkas, saya faham sikit-sikit tentang kehebatan Tariq dlm usahanya membuka taklukan Islam di Andalusia.
Sejak detik itu segala nama samaran, emel, catatan penting@ contengan di buku-buku sekolah smua saya gunakan nama tariq. Malahan saya suka tambahkan kata ’ummi’ di hadapan ’tariq’ menjadikannya ’ummi-tariq’. Sukanya saya hingga saya berazam & berhajat mempunyai anak yang bakal dinamakan Tariq. Bagi sahibah-sahibah yg dh lama biasa dgn saya mcm zaneerah, aswasimah, fatimah misran & adik2; jadirah serta khubaib tahu kaitan ini dgn saya.
Sedari kecik smpi skrg, saya suka browse cite2 psl Tariq utk topup info saya psl beliau. Takut ada version lain yg x saya ketahui.Insya-Allah hari ni sy kisahkan sirah Tariq bin Ziyad.

AL-KISAH:-
i. SIAPAKAH TARIQ BIN ZIYAD?
Mengenai asal-usul dan sejarah hidupnya, sangat sedikit buku sejarah yang menceritakannya. Thariq bin Ziyad berasal dari bangsa Barbar, mengenai sukunya, para sejarawan masih berbeza pendapat; sama ada beliau dari suku Nafza atau suku Zanata. Dia merupakan bekas seorang budak yang kemudian dimerdekakan oleh Musa bin Nushair, Gabenor Islam di Afrika Utara dan di tangan Musa inilah Thariq memeluk Islam bersama orang-orang Barbar yang lainnya yang tunduk di bawah kekuasaannya setelah penaklukkan daerah Tanja. Di kisahkan bahawa setelah masuk Islam, mereka menjalankan agama Islam dengan baik. Oleh kerana itu, sebelum Musa pulang ke Afrika, beliau meninggalkan beberapa orang Arab untuk mengajar mereka Al-Qur’an dan ajaran-ajaran Islam. Setelah itu Musa mengangkat Thariq, yang merupakan perajurit Musa yang terkuat untuk menjadi penguasa daerah Tanja, hujung Maroko dengan kekuatan 19,000 tentara dari bangsa Barbar, lengkap dengan persenjataannya. Apa yang pasti, Thariq merupakan antara kerlipan bintang yang bersinar setelah kewafatan Rasulullah s.a.w dan slps zaman Khilafah Ar-Rasyidin.
ii. BERMULANYA PENAKLUKAN KE ATAS ANDALUSIA
Ini bertepatan dengan mendung hitam yang melanda Sepanyol dengan kekejaman penjajah Eropah yang pada ketika itu dikuasai oleh Raja Bangsa Gothik yang kejam bernama Raja Roderick. Wanita merasa terancam kesuciannya, petani dikenakan pajak tanah yang tinggi, dan banyak lagi penindasan yang tak berperikemanausiaan. Raja dan kroni-nya bersuka ria dalam kemewahan sedang rakyat merintih dalam kesengsaraan. Sebahagian besar penduduk yang beragama Kristian danYahudi, berhijrah ke Afrika untuk mendapat ketenangan yang lebih menjanjikan. Dan saat itu Afrika, adalah sebuah daerah yang makmur dan mempunyai toleransi yang tinggi kerana berada di bawah naungan pemerintahan Islam.
Satu dari jutaan penghijrah itu adalah Julian, Gabenor Ceuta yang puterinya Florinda telah dinodai oleh Roderick. Mereka memohon pada Musa bin Nusair, raja muda Islam di Afrika untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang zalim itu. Setelah mendapat persetujuan Khalifah, Musa melakukan pengintaian ke atas pantai selatan Sepanyol.
Akhirnya, pada bulan Rejab tahun 97 H (bersamaan Julai 711 M), Musa bin Nushair memerintahkan pembantunya Thariq bin Ziyad untuk menyerang Semenanjung Sepanyol dengan memimpin 12,000 tentera Muslim menyeberangi selat antara Afrika dan daratan Eropah yang dipisahkan oleh Lautan Mediterranean sejauh 13 batu ini dengan kapal-kapal pemberian Julian, Gabenor Ceuta.
iii. PEPERANGAN MENENTANG NASRANI DI ANDALUSIA
Setelah mendarat di pantai karang, Thariq dan pasukannya berhadapan dengan 100,000 tentera Visigoth di bawah pimpinan Roderick. Kedatangan pasukan Thariq ini menimbulkan kehairanan kepada Tudmir, penguasa setempat yang berada di bawah kekuasaan Raja Roderick, kerana tentera Islam datang dari arah yang tidak diduga-duga, yaitu dari arah laut.
Pada mulanya, bilangan tentera Kristian yang besar ini menggerunkan tentera kaum Muslimin. Namun, Thariq dengan pantasnya mengumpulkan tentera Muslimin di atas sebuah bukit karang, dan Thariq berucap memberi dorongan jihad di atas bukit itu. Bukit itu kini dikenali sebagai Jabal Thariq (bukit Thariq) yang kemudiannya ditukar kpd Gibratar.
Di atas bukit karang setinggi 425m di pantai Tenggara Sepanyol inilah Thariq memerintahkan pembakaran semua kapal-kapal yang telah menyeberangkan mereka. Tentu saja perintah ini membuat tentera kaum Muslimin kehairanan. “Kenapa anda melakukan ini?” tanya mereka. “Bagaimana kita akan kembali nanti?” tanya yang lain.
Namun Thariq tenang dan tetap pada pendiriannya. Dengan gagah berani Thariq berseru,
”Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya pilihan,menaklukkan negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid”.
Keberanian dan perkataannya yang luar biasa menggugah Iqbal, seorang penyair Persia, untuk menggubahnya dalam sebuah syair berjudul ”Piyam-i Mashriq” :
“Tatkala Thariq membakar kapal-kapalnya di pantai Andalusia (Sepanyol), Prajurit-prajurit mengatakan bahawa, tindakannya itu tidak bijaksana. Bagaimana mungkin mereka kembali ke negeri asal, dan merusak peralatan peperangan adalah bertentangan dengan hukum Islam. Bahkan jumlah kekuatan tentara musuh melebihi ribuan dari tentera kaum Muslimin. Mendengar itu semua, Thariq menghunus pedangnya, dan menyatakan bahawa setiap negeri kepunyaan Allah, bumi ini adalah bumi kita.”
Bulatan merah merupkan tempat bukit karang Thariq berucap.
Kata-kata Thariq itu bagaikan mencabut cambuk yang meledakkan semangat tentara Muslimin yang dipimpinnya. Bala tentara Muslimin yang berjumlah 12,000 orang melawan tentara Gothik yang berkekuatan 100,000 tentara. Pasukan Nasrani jauh lebih unggul baik dalam jumlah maupun persenjataan. Namun semua itu tak mengerutkan hati pasukan muslim setelah mendengarkan pidato dari Thariq yang menggentarkan jiwa mereka untuk memburu syahid Allah.
Tanggal 19 Julai 711 M, pasukan tentara Muslimin dan Nasrani bertemu dan bertempur dekat muara sungai Barbate. Thariq memecahkan pasukannya menjadi 4 kelompok, dan menyebarkan mereka ke Cordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersama pasukan utamanya menuju ke Toledo, ibukota Sepanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan sulit. Kecepatan gerak dan kehebatan pasukan Thariq ini berhasil melumpuhkan pasukan tentara bangsa Gothik. Bahkan Raja Roderick sendiri diawal pertempuran telah tewas di sungai Barbate. Kemenangan Thariq yang luar biasa ini, menjatuhkan semangat orang-orang Sepanyol dan semenjak itu mereka tidak berani lagi menghadapi tentara Islam secara terbuka.
Dalam kitab Tarikh al-Andalus, disebutkan bahawa sebelum meraih kemenangan ini, Thariq telah bermimpi melihat Rasulullah s.a.w bersama keempat-empat Khalifah Khulafa’ Ar-Rasyidin berjalan di atas air hingga menjumpainya, lalu Rasulullah s.a.w memberitakan khabar gembira bahawa dia akan berhasil menaklukkan Andalusia. Rasulullah s.a.w menyuruhnya untuk selalu bersama kaum Muslimin dan menepati janji.
iv. SELEPAS PENAKLUKAN ISLAM KE ATAS SEPANYOL
Rakyat Spanyol yang telah sekian lama tertindas dengan penjajahan bangsa Gothik, mengelu-elukan kedatangan tentara Muslimin. Selain itu, perilaku & akhlak Thariq dan orang-orang Islam begitu mulia menyebabkan dihormati oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.
Salah satu pertempuran paling hebat terjadi di Ecija, yang membawa kemenangan bagi pasukan Thariq. Dalam pertempuran ini, Gubernur Musa bin Nusair telah bergabung dengan Thariq untuk mengalahkan tentara Nasrani.
Selanjutnya, kedua general itu bergerak terus berdampingan dan dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun seluruh Semenanjung Sepanyol telah jatuh ke tangan Islam. Portugis kemudiannya turut ditakluk pula beberapa tahun kemudian. Ketika inilah nama Sepanyol diganti menjadi Andalusia.
Philip K.Hitti, pemerhati berbangsa Eropah telah menulis:
“Ini merupakan perjuangan utama yang terakhir dan paling sensasional bagi bangsa Arab itu. Penaklukan ini membawa masuknya wilayah Eropah yang paling luas yang belum pernah mereka (tentera Islam) peroleh sebelumnya ke dalam kekuasaan Islam. Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan operasi ke Spanyol ini telah mendapat tempat yang unik di dalam sejarah peperangan abad pertengahan.”
Penaklukkan Spanyol oleh orang-orang Islam mendorong timbulnya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidak toleransi dan penganiayaan yang biasa dilakukan orang-orang Nasrani dan bangsa Eropa telah digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yang luar biasa.
Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga jika tentara Islam yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang disita. Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu dan menjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristian dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.
Pemerintahan Islam yang baik dan bijaksana ini membawa kesan luar biasa. Orang-orang Kristian termasuk pendeta-pendetanya yang pada mulanya meninggalkan rumah mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang dan menjalani hidup yang bahagia dan makmur.
Seorang penulis Nasrani terkenal menulis:
“Muslim-muslim Arab itu mentadbir kerajaan Cordoba dengan baik dan ia merupakan sebuah keajaiban Abad Pertengahan, mereka mengenalkan obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan kepada dunia Barat. sedangkan saat itu bangsa Eropah sedang dalam situasi pergolakan dan kebodohan yang biadab.”
Thariq berhajat melakukan penaklukkan ke atas seluruh Eropah, tapi Allah menentukan lainnya. Saat merencanakan penyerbuan ke negara-negara Eropah, telah datang panggilan dari Khalifah untuk pergi ke Damaskus. Dengan disiplin dan kepatuhan tinggi, Thariq memenuhi panggilan Khalifah dan berusaha tiba seawal mungkin di Damaskus. Tak lama kemudian, Thariq wafat di sana. Budak Barbar, penakluk Sepanyol, wilayah Islam terbesar di Eropah yang selama delapan abad di bawah kekuasaan Islam telah memenuhi panggilan Rabbnya. Semoga Allah merahmatinya dan menerima ruh Thariq bin Ziyad ini.
Dataran yang menghadap puncak bukit karang, kini dipenuhi kawasan perumahan. Dibina semula mggunakan sketch-up softwares oleh artist Barat. Beginikah pemandangan yang dilihat Thariq?
Di perairan inilah Thariq menyuruh tentara Muslimin agar membakar kesemua kapal-kapal pasukan Islam. mmm..mcmne ye kalu kita bleh imagine??
Latest satellite image yang menunjukkan pembangunan pesat di Spanyol skrg. Cuma sayang, kota yang satu ketika dulu penuh dgn kerlipan tamadun Islam kini dijajah semula oleh musuh Allah.
Dalam masa kurang 2 tahun, pasukan Islam berjaya menguasai seluruh Semenanjung Sepanyol. Anda bleh imagine ngn keluasan muka buminya yang berbukit-bakau ini?



Student’s Movement
30 01, 2007
KECEWA BERAT DENGAN GERAKAN MAHASISWA?
Inilah posting komentar terakhir dari ruang ideologi imm, semoga menjadi inspirasi dan aspirasi????!!!
16 Responses to “IDEOLOGI IMM”
arif susanto Says:
30 01, 2007 at 2:01 am e
Saya M. Arif Susanto
Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bojonegoro.
Sebagaimana yang saya ketahui bahwa IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH adalah organisasi yang berjalan dengan berazaskan ISLAM, serta meiliki TRI KOMPETENSI DASAR yaitu : 1. Religius; 2. Intelektual; 3. Humanitas namun menurut saya tidak pada realisasinya : kader – kader IMM baik dari tingkat DPP – PK banyak yang tidak mengindahkan tri kompetensi dasar tersebut.
yang juga Hingga saat ini saya merasa IMM belum memiliki konsistensi realisasi program yang jelas, sehingga transformasi keilmuan dari DPP ke DPD ke PC hingga PK tidak jelas.
dari hal tersebut menimbulkan transformasi keilmuan yang tidak merata dan tidak mengena ditingkat gresh road.
M. Arif Susanto
kader imm Bojonegoro
Balas
immthariqbinziad Says:
30 01, 2007 at 3:10 pm e
Assalamu’alaikum.wr.wb
Salam Ta’aruf dari kami Pimpinan Komisariat Thariq Bin Ziad, untuk antum yang ada di BOJONEGORO, dan khususnya bagi temen2 IMM disana.
Memang, kader – kader IMM banyak dan sekaligus telah mengalami disorientasi mengenai basic ideologi. Yang mana ideologi kita jelas berpatokan pada Tri Kompetensi Dasar dan Manhaj Muhammadiyah, namun dari aspek konsistensi atas komitmen tersebut tidak didukung oleh sebuah sistem yang jelas. dan anggap saja bahwa sistem tersebut adalah hasil kesepakatan bersama dari masing-masing level pimpinan, entah DPP, DPD, PC, maupun PK, sama sekali tidak ada. Sistem seperti apa? Misal; penafsiran dan pengamalan secara continue dari makna Tri Kompetensi Dasar apapun bentuk agendanya. Sehingga corak TRI pada diri kader IMM tidak melekat dan tidak terjiwai. Sebetulnya gampang2 sulit, membuat para kader saya pribadi maupun khalayak immawan immawati untuk mempurifikasi diri / tanzih demi terciptanya kader yang benar – benar kader. Bukan hanya kader yang bisa menguraikan secara detail mengenai esensi Tri Kompetensi Dasar tersebut, tapi juga bisa mengamalkannya. Yang terpenting disini adalah bagaimana mengkreasi suatu kegiatan atau agenda apapun yang dapat merefleksikan nilai – nilai Tri Kompetensi Dasar itu sendiri.
Insya Allah harapan saya mengenai IMM harus menjadi organisasi dakwah yang senantiasa mengutamakan ibadah sebagai landasan setiap perjuangannya.
Balas
Diah K. Says:
30 01, 2008 at 5:59 am e
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Saya kader dari IMM Kom. FAI UMSurabaya.
Mencermati kader-kader IMM di sekitar saya, terutama kader-kader IMM Cabang Kota Surabaya, saya prihatin. Sepengetahuan saya, kader-kader IMM tak ada bedanya dengan anggota-anggota organisasi kampus non-Islam lainnya. Akhlaq dan ibadahnya. Nampaknya mereka tidak mengetahui esensi Tri Kompetensi Dasar IMM terutama RELIGIUSITAS-nya. Melalaikan sholat 5 waktu biasa, apalagi tahajjud? Merokok itu budaya yang sulit ditinggalkan seperti warisan nenek moyang, dll.
Mungkin saya salah alamat, di sini saya hanya mencurahkan uneg-uneg di hati. Bagaimana tanggapan Anda? Apakah kader-kader IMM di seluruh Indonesia juga mengalami kemunduran akhlaq dan ibadah?
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Balas
Diah K. Says:
30 01, 2008 at 3:40 am e
Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Saya kader IMM Kom. FAI UMSurabaya. Saya prihatin dengan kemunduran akhlaq dan ibadah kader-kader IMM di sekitar saya, khususnya di IMM Cabang Kota Surabaya. Seringkali saya jumpai mereka yang ogah-ogahan melaksanakan sholat lima waktu, merokok di sembarang situasi (meskipun sedang rapat), dll.. Mana pemahaman mereka tentang esensi Tri Kompetensi Dasar, terutama RELIGIUSITAS?
Yang saya fikirkan, seperti itu pulakah yang terjadi pada temen-temen IMM di seluruh Indonesia? Bagaimana tanggapan Anda?
Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
Balas
muarif Says:
30 01, 2008 at 3:11 pm e
waalaikumsalam Diah K. Saya sangat sependapat dengan kekecewaan kader2 kita yang ternyata masih kurang dewasa. Dari sisi akhlaq ibadah, masih mengalami kejumudan. Kalo menurut saya pribadi (saran sok tahu), intensitas pembelajaran mengenai manhaj muhammadiyah perlu ditanamkan lebih dalam. Plus kepedulian bersama untuk saling mengingatkan, kesannya kita selama ini masih mengiyakan tradisi buruk semcam “itu”, tanpa adanya tindakan lanjut yang dapat me”waras”kan sikap pribadi kader. Agaknya tiap masing – masing komisariat maupun cabang mengadakan konsensus untuk masalah – masalah yang seperti ini. Tentang misalakan pelanggaran tatib ada sanksinya (hehehe kaya anak TK, but perlu lho)
Balas
A. Qahar Mudzakkir Says:
30 01, 2008 at 1:50 pm e
Salam,
Saya pribadi lebih menganggap IMM sebagai Gerakan Sosial, dengan karakteristik maenstrem yang khas. Memang khittah perjuangan Muhammadiyah adalah landasan pergerakan IMM, akan tetapi selama tidak memiliki paradigma dasar, Ikatan tidak lebih dari legitimasi formal ortom mahasiswa dalam Muhammadiyah.
IMM memiliki kegamangan visi, yang dibuktikan dengan kacaunya 4 sektor: perkaderan, organisasi, jaringan dan gerakan. Hal ini vitasl bagi organisasi sosial manapun.
Saya senang rekan2 memiliki webblog. Bila tidak keberatan akan saya cantumkan dalam blogroll webblog saya.
Balas
Amrillah Says:
30 01, 2008 at 10:08 pm e
ahlak kader merupakan cerminan dari kualitas kader tersebut, yang mana pada akhirnya tidak terlepas dari upaya yang dilakukan oleh organisasi di mana kader tersebut berafiliasi untuk membentuk suatu kader “mendekati” sempurna dari sisi akhlak dan ibadah.
penyebab kemunduran seorang kader tidak terlepas dari faktor lingkungan dimana kader tersebut menapakkan diri. maksud saya bukan untuk menjeneralisir keadaan tersebut, akan tetapi bagimana kita terus mencontohkan dengan tindakan pribadi secara continu dan selalu optimis akan mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik dan diridhoi Allah SWT. amien.
semoga immwan-immawati selalu optimis sebagaimana optimisnya nabi kita saat menerima penolakan dari masyarakat makkah dan pada akhirnya dengan kekontinuan Nabi kita, masyarakat yang dulunya sangat bebal dan susah untuk diajak ke jalan yang diridhoi Allah akhirnya luluh juga……….
Balas
Ahmad Zaaki Says:
30 01, 2008 at 8:26 pm e
Asslam .. wr.wb
Sahabat semua IMMawan & IMMawati, marilah kita sama2 kembangkan Perahu ini, sungguh jikalau kita jujur pada hati ini, semua pasti treyuh,, saat kita masuk jenjang DAD sebagai pintu awal masuk IMM. Kita merasa haus akan ilmu agama ini, haus akan sebuah perjuangan, haus akan sebuah perjuangan untuk umat ini (religi, cerdas dan sejahtera /tri dasar kompetensi).. Sahabat < bangun yah… ayo bangun IMM ini, kita kritik IMM habis2an untuk kemajuannya.. , kita tempeleng IMM untuk tergugahnya.. Ayo sahabat kita selaraskan bersama teori ini dengan Aplikasikan Ideologi-MU.. Sungguh Allah akan tersenyum untuk Kita IMM.. IMM maju IMM jaya, tapi Allah akan marah saat kita buat Dia kecewa… (ya ALLAH kuatkan kami dengan perjuangan ini, hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan.. Amien
Balas
Cevo Qalbi Says:
30 01, 2008 at 5:27 pm e
Assalam..
Sebagai kader yang baru masuk IMM Kom. FAI UMSurabaya dalam jangka waktu yang dapat dihitung jari, seakan sudah terdapat gambaran bahwa seakan IMM adalah suatu organisasi yang bersifat statis. Dinamisme ikatan sangat sulit ditemukan dalam banyak hal. Apakah ini sebagai bukti gagalnya pengkaderan ataukah memang zamannya sekarang bukan lagi era reformasi namun era degradasi??
Saya yakin semua anggapan yang muncul dari diri saya ini adalah salah, namun entah apa kata orang lain yang mereka tidak mau berfikir panjang tentang hal itu??
Semoga ini dapat menjadi pemicu bagi kemajuan dan dinamisasi IMM..
Amien..
Salam ISTABIQ
Menggeser Paradigma Gerakan Mahasiswa
Pesan Kita
30 01, 2007

- Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan.
- Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai.
- Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan.
- Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari.
- Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni.
- Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur.
- Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain.
- Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
- Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang.
- Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu.
10 Misteri Dunia yang Tak Terpecahkan Hingga Kini
Daftar ini terdiri dari misteri-misteri dunia yang paling terkenal dan tidak terpecahkan hingga kini. Sulit mendapatkan penjelasan yang paling rasional dan kejadian-kejadian aneh ini. Meski demikian para ahli maupun ilmuwan terus berusaha mengungkap apa sebenarnya yang terjadi.Salah satu di antaranya adalah tentang kain kafan bergambar wajah Yesus yang kini disimpan di Turin, Italia.
Misteri lainnya adalah kapal Mary Celeste di mana kapten dan seluruh penumpangnya hilang tanpa jejak, yang tertinggal hanya kapal terapung. Tidak ada tanda perkelahian apapun. Kasus lain adalah misteri wanita berkerudung yang tampak ketika terjadi pembunuhan Presiden AS, John F Kennedy. Dan tentu saja yang tak kalah terkenalnya adalah misteri segitiga bermuda yang terkenal itu.
1. 1. Shroud of Turin, KAIN KAFAN BERWAJAH YESUS selengkapnya
IMM THARIQ BIN ZIAD
30 01, 2007
Menangis Membuat Tubuh Lebih Santai
Sebuah studi berhasil mengungkap mengapa sebagian orang tidak menyukai perilaku menangis. Padahal banyak efek positif yang dapat dirasakan setelah menangis.
Dilansir melalui Live Science, Psikologis dari Universitas South Florida dan Universitas Tilburg Belanda, berhasil menganalisa beberapa sukarelawan yang memiliki sekira 3000 peristiwa yang patut ditangisi. Hasilnya, ternyata aksi menangis yang dilakukan sebagian orang tergantung dengan apa, dimana dan kapan peristiwa tersebut terjadi.
Sebagai contoh, efek samping dari sebuah tangisan sangat bergantung pada siapa yang menangis. Kebanyakan para responden tersebut mengaku merasakan perbedaan suasana hati setelah menangis, apalagi ketika mendapatkan dukungan dari orang sekitar. Sayangnya, sepertiga dari jumlah responden tidak mengalami hal yang sama. Sedangkan sepersepuluh dari responden tersebut merasakan suasana hati yang lebih buruk sehabis menangis.
Orang yang dilanda kegelisahan dan ketidakseimbangan suasana hati ternyata tidak terlalu merasakan sisi positif yang ditimbulkan ketika menangis. Sedangkan para responden yang tidak memiliki kedalaman emosi atau sisi humanisme dalam tubuhnya, yang biasa dikenal dengan alexithymia, tidak akan pernah merasakan suasana positif usai menangis.
Padahal, aksi menangis tergolong memiliki efek positif terhadap seseorang. Ketika seseorang menahan tangisnya agar tidak keluar, maka secara tidak langsung suasana hati menjadi stres dan mengakibatkan tingkat detak jantung meningkat serta keringat akan keluar di sekujur tubuh. Namun ketika menangis, mau tidak mau aksi ini akan membuat napas menjadi kendur dan secara tidak langsung tubuh akan menjadi santai.
- Jember EXPO 2009: yang akan memamerkan potensi Jember dari hasil Perkebunan, Agrobisnis, Aneka Pertambangan, Kerajinan Rakyat, Mebel, elektronik, otomotif, Perumahan, Perbankan, Pameran Bonsai, dll.
- Kegiatan Olah Taga : Super Cross, Road Race,Off Road, Fun Bike , Panjat Dinding, Catur, Billiard dan Tajemtra.
- Tradisional : Panjat Pinag, Kasti, Pencak Silat.
- Lomba Burung : Burung Berkicau, Perkutut Koong BBJ.
- Jember Carnaval City (JCC) : Carnaval Seni & Budaya yang diikuti 5 Kabupaten (Bali, Banyuwangi Bondowoso, Lumajang dan Jember).
- Hiburan : Kirab Drum Band , Festival Band.
- MTQ Tingakat Jawa Timur.
- Seminar Internasional Pendidikan
- Down Hill.
- Dan Jember Fashion Carnaval (JFC) Ke 8 diselenggrakan 2 Agustus 2009. Sebuah event Wisata Mode pertama di Indonesia, dilaksanakan setiap tahun di bulan Agustus dengan menampilkan trend fashion dunia, atraktif, unik dan kolosal, yang melibatkan ratusan sukarelawan, catwalk runway sepanjang 3,6 km merupakan catwalk terpanjang di Indonesia bahkan di dunia. Menjadikan event ini sebagai ikon baru Jember di mata dunia internasional.
Let’s go to Join us

Web Muhammadiyah
Web IRM













IMM KOMISARIAT THARIQ BIN ZIAD
Jl. Karimata No.49 JEMBER-JAWA TIMUR
Email : thoriq_ziad@yahoo.com
